Abstract:
Proses pembelajaran yang efektif tidak hanya fokus pada pemahaman materi,
tetapi juga mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses menemukan dan
membangun pengetahuannya sendiri. Namun di lapangan, pembelajaran IPA
khususnya materi sistem pencernaan manusia seringkali dilaksanakan dengan
pendekatan Konvensional atau pembelajaran yang masih menggunakan caracara umum dengan guru sebagai pusat pembelajaran (teacher-centered) serta
kurangnya perpaduan antara model dan media pembelajan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Discovery Learning
berbantuan media Kahoot terhadap kualitas hasil belajar siswa.
Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan bentuk desain
One Group Pre-tes Post-test. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Ma’arif NU
Al-Husaeniyah Rajadesa dengan sampel kelas VIII yang diambil dengan teknik
Total Sampling. Variabel bebas pada penelitian ini adalah Model Pembelajaan
Discovery Learning berbantuan media Kahoot,sedangkan untuk variabel
terikatnya adalah hasil belajar. Instrumen Pretes Posttest yang digunakan berupa
teks pilihan ganda dengan 20 soal. Data hasil Pretes Posttest dianalisis
menggunakan uji hipotesis uji Z. Analisis data hasil belajar menunjukan Zhitung
≥ Ztabel 2,44 ≥ 2,33 artinya terdapat pengaruh pada penerapan model Discovery
Learning berbantuan media Kahoot terhadap kualitas hasil belajar siswa.
Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model
Discovery Learning Berbantuan Media Kahoot berpengaruh terhadap kualitas
hasil belajar siswa pada materi Sistem Pencernaan Manusia.