Abstract:
Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah 140/90 mmHg atau lebih.
Hipertensi menjadi salah satu penyebab kematian terbanyak. Penatalaksanaan pada
pasien hipertensi tidak hanya menggunakan terapi farmakologis. Penggunaan terapi
non farmakologis menggunakan jus seledri (Apium graveolens L) merupakan
alternatif efektif, mudah dan murah untuk membantu dalam menurunkan tekanan
darah. Seledri ini mengandung flavonoid dan apigenin bisa melemaskan otot
pembuluh darah dan memperlambat detak jantung, menurunkan kontraksi jantung
sehingga tekanan darah menurun. Penelitian ini menggunakan metode literature
review dengan pendekatan naratif, menelaah jurnal internasional dan nasional
terpilih dari tahun 2016-2026 yang menilai pengaruh jus seledri terhadap penurunan
tekanan darah pada penderita Hipertensi. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa jus
seledri terbukti dapat menurunkan tekanan darah apabila diberikan secara tepat
dikonsumsi sehari 2 kali pagi dan sore hari secara teratur dengan pemberian selama
7 hari dibandingkan dengan rebusan daun seledri dan terapi jus seledri yang
dikombinasikan dengan bahan lain. Jus seledri merupakan alternatif pengobatan
yang efektif, ekonomis dan juga aman untuk menurunkan tekanan darah namun
perlu diperhatikan dalam pemberiannya. Hasil review ini diharapkan bisa menjadi
sumber informasi dan pembaruan terapi non farmakologis dalam menurunkan
tekanan darah pada penderita Hipertensi.