Unigal Repository

LITERATUR REVIEW EFEKTIVITAS KONSUMSI DAUN KATUK (SAUROPUS ANDROGYNUS) DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI ASI PADA IBU DENGAN PRODUKSI ASI RENDAH

Show simple item record

dc.contributor.advisor Agustin Sri,Dewi
dc.date.accessioned 2026-09-14T05:23:25Z
dc.date.available 2026-09-14T05:23:25Z
dc.date.issued 2026-09-12
dc.identifier.other Dewi Sri Agustin
dc.identifier.uri http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9927
dc.description.abstract Produksi Air Susu Ibu (ASI) yang rendah dapat menghambat keberhasilan menyusui dan meningkatkan risiko masalah gizi pada bayi. Salah satu terapi komplementer yang banyak digunakan untuk membantu meningkatkan produksi ASI adalah daun katuk (Sauropus androgynus). Daun katuk mengandung steroid, polifenol, flavonoid, dan senyawa laktagoga yang berpotensi meningkatkan kadar prolaktin serta mendukung proses laktasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis bukti ilmiah mengenai efektivitas konsumsi daun katuk dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui. Metode: Penelitian menggunakan desain literature review dengan alur PRISMA. Penelusuran artikel dilakukan melalui Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, dan SINTA menggunakan kerangka PICOS, rentang publikasi 2016–2026, serta penilaian kualitas menggunakan JBI Critical Appraisal. Dari 200 artikel yang teridentifikasi, diperoleh 15 jurnal yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil dan pembahasan: Sebanyak 15 jurnal terdiri atas 9 jurnal internasional dan 6 jurnal nasional; desain penelitian meliputi RCT 8 jurnal (53%), kuasi eksperimen 6 jurnal (40%), dan studi kasus 1 jurnal (7%). Secara konsisten, konsumsi daun katuk dalam bentuk ekstrak kapsul, sayuran/rebusan, biskuit, minuman, maupun kombinasi galaktagog menunjukkan peningkatan produksi ASI, volume ASI, kadar prolaktin, dan/atau kelancaran pengeluaran ASI. Beberapa penelitian melaporkan peningkatan produksi ASI sebesar 50,7%, peningkatan volume ASI 79,6%, peningkatan volume sebesar 45,53 ml, serta hasil bermakna secara statistik dengan nilai p<0,05. Kesimpulan: Konsumsi daun katuk (Sauropus androgynus) efektif secara statistik dan klinis dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui, termasuk pada ibu dengan produksi ASI rendah. Daun katuk berpotensi digunakan sebagai terapi komplementer dalam praktik keperawatan dengan memperhatikan bentuk sediaan, dosis, dan durasi konsumsi. en_US
dc.language.iso other en_US
dc.title LITERATUR REVIEW EFEKTIVITAS KONSUMSI DAUN KATUK (SAUROPUS ANDROGYNUS) DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI ASI PADA IBU DENGAN PRODUKSI ASI RENDAH en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repository


Browse

My Account