Unigal Repository

PALA SEKOLAH SEBAGAI PENGGERAK INOVASI GURU DALAM IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MENDALAM (Studi Kasus di SD Negeri Ciandum Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya)

Show simple item record

dc.contributor.author YANA, MARDIYANA
dc.date.accessioned 2026-10-09T04:25:25Z
dc.date.available 2026-10-09T04:25:25Z
dc.date.issued 2026-07-11
dc.identifier.uri http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10726
dc.description.abstract Yana Mardiyana. (2026). Kepala Sekolah Sebagai Penggerak Inovasi Guru Dalam Implementasi Pembelajaran Mendalam (Studi Kasus di SD Negeri Ciandum Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya). Tesis. Program Studi Magister Administrasi Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Galuh. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah tantangan SD Negeri Ciandum sebagai salah satu satuan pendidikan di wilayah Cipatujah yang berupaya mengembangkan pembelajaran yang lebih inovatif dan bermakna. Namun, implementasi pembelajaran mendalam masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan kompetensi guru, fasilitas teknologi, dan budaya belajar yang belum merata. Peran kepala sekolah sebagai penggerak inovasi menjadi kunci dalam mengatasi hambatan-hambatan tersebut melalui kepemimpinan pedagogis, visi yang jelas, serta strategi berbasis aset sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Mendeskripsikan bentuk peran kepala sekolah sebagai penggerak inovasi guru dalam implementasi pembelajaran mendalam; 2) Mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat inovasi guru di sekolah; dan 3) Menganalisis dampak peran kepala sekolah sebagai penggerak inovasi guru serta pengembangan strategi kedepan untuk mrningkatkan kualitas dalam impelementasi pembelajaran mendalam. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif jenis studi kasus, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, pengawas, dan peserta didik. Hasil menunjukkan bahwa kepala sekolah berhasil bertransformasi dari manajer administratif menjadi pemimpin instruksional melalui empat strategi utama: membangun psychological safety, menyediakan dukungan fasilitas dan anggaran, menerapkan supervisi berbasis coaching dalam siklus PDCA, serta mengintegrasikan prinsip 3M (mindful, meaningful, joyful) melalui Komunitas Belajar "Belati". Faktor pendukung utama meliputi kepemimpinan suportif, budaya kolaborasi, dan dukungan Kurikulum Merdeka, sementara hambatan utamanya berupa resistensi guru terhadap perubahan, beban administrasi, dan keterbatasan infrastruktur digital. Ke depannya, pengembangan mutu didasarkan pada tiga pilar: penguatan profesionalisme guru melalui Action Research Center, digitalisasi pembelajaran, dan kemitraan dengan orang tua serta masyarakat. Penelitian menyimpulkan bahwa keberhasilan inovasi pendidikan sangat ditentukan oleh kapasitas kepala sekolah dalam memfasilitasi pertumbuhan guru sebagai pembelajar seumur hidup demi terciptanya ekosistem belajar yang bermakna dan berkelanjutan. en_US
dc.description.sponsorship Pembimbing I Dr. Lilis Kholisoh N, M.Pd. Pembimbing II Dr. Asep Saepul Hidayat, M.Pd. en_US
dc.publisher Magister Administrasi Pendidikan, FKIP en_US
dc.subject kepala sekolah, penggerak inovasi, pembelajaran mendalam, kepemimpinan instruksional,kurikulum merdeka en_US
dc.title PALA SEKOLAH SEBAGAI PENGGERAK INOVASI GURU DALAM IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MENDALAM (Studi Kasus di SD Negeri Ciandum Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya) en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repository


Browse

My Account