Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kualitas pengelolaan Rencana
Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) dalam mewujudkan tata kelola sekolah
yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Keterbatasan jumlah pengawas
sekolah serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi digital dalam
pendampingan kepala sekolah menjadi tantangan dalam peningkatan kualitas
pengelolaan RKAS. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk: (1)
menganalisis tingkat pendampingan berkelanjutan dengan metode PPM yang
didukung Google Workspace for Education; (2) Menganalisis pengaruh
pendampingan berkelanjutan dengan metode PPM yang didukung Google
Workspace for Education terhadap kualitas pengelolaan RKAS; dan (3)
Mendeskripskan pengaruh indikator pendampingan berkelanjutan dengan metode
PPM yang didukung dengan Google Workspace for Education terhadap
peningkatan kualitas pengelolaan RKAS di Sekolah Dasar Kabupaten
Tasikmalaya. Penelitian menggunakan metode survei dengan pendekatan
kuantitatif. Populasi penelitian adalah kepala sekolah bendahara dan operator
BOS SD Negeri di Kabupaten Tasikmalaya, dengan sampel sebanyak 101
responden. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, sedangkan analisis data
menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan software SPSS. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa (1) tingkat pendampingan berkelanjutan dengan
metode PPM yang didukung Google Workspace for Education berada pada
kategori tinggi dan kualitas pengelolaan RKAS berada pada kategori tinggi yang
ditunjukkan oleh kualitas dokumen perencanaan, fleksibilitas, efektivitas,
efisiensi, akuntabilitas, transparansi, dokumen pelaksanaan, serta monitoring dan
evaluasi RKAS; (2) hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa terdapat
pengaruh positif dan signifikan antara pendampingan berkelanjutan dengan
metode PPM yang didukung Google Workspace for Education terhadap kualitas
pengelolaan RKAS di Sekolah Dasar Kabupaten Tasikmalaya; (3) terdapat
hambatan pendampingan berkelanjutan oleh pengawas sekolah melalui Metode
PPM berbasis Google Workspace for Education terhadap pengelolaan kualitas
RKAS mencakup tiga aspek utama, yaitu keterbatasan kompetensi digital kepala
sekolah, masih kuatnya paradigma supervisi konvensional, serta keterbatasan
sumber daya manusia akibat rangkap tugas operator dan bendahara. Temuan ini
menunjukkan bahwa semakin baik pelaksanaan pendampingan berkelanjutan,
maka semakin tinggi pula kualitas pengelolaan RKAS di sekolah.