Unigal Repository

PERANAN KEPOLISIAN DALAM PENANGGULANGAN PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR DIHUBUNGKAN DENGAN PASAL 13 UNDANG-UNDANG NOMOR 2 TAHUN 2002 TENTANG KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN SEKTOR PANUMBANGAN

Show simple item record

dc.contributor.author Shamit, Ali
dc.date.accessioned 2026-09-14T11:42:27Z
dc.date.available 2026-09-14T11:42:27Z
dc.date.issued 2026-09-14
dc.identifier.citation - en_US
dc.identifier.other Ali Shamit
dc.identifier.uri http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9987
dc.description - en_US
dc.description.abstract PERANAN KEPOLISIAN DALAM PENANGGULANGAN PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR DIHUBUNGKAN DENGAN PASAL 13 UNDANG-UNDANG NOMOR 2 TAHUN 2002 TENTANG KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN SEKTOR PANUMBANGAN Tindak pidana pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Kepolisian Sektor Panumbangan masih banyak terjadi meskipun Kepolisian telah melaksanakan tugas pokoknya sebagaimana diatur dalam Pasal 13 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan tugas kepolisian dalam penanggulangan pencurian kendaraan bermotor masih menghadapi berbagai kendala sehingga perlu dilakukan penelitian mengenai peranan Kepolisian dalam penanggulangan tindak pidana tersebut. Adapun identifikasi masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana peranan Kepolisian dalam penanggulangan pencurian kendaraan bermotor dihubungkan dengan Pasal 13 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia di wilayah hukum Kepolisian Sektor Panumbangan, bagaimana kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya, serta bagaimana upaya upaya yang dilakukan Kepolisian dalam menanggulangi tindak pidana pencurian kendaraan bermotor. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis dengan pendekatan hukum normatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan studi lapangan dengan cara observasi serta wawancara. Hasil penelitian dan kesimpulan menunjukkan bahwa Kepolisian Sektor Panumbangan telah melaksanakan peranannya secara maksimal melalui edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat, akan tetapi dalam pelaksanaannya masih menghadapi kendala-kendala yang dihadapi seperti keterbatasan personel, sarana dan prasarana, rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga keaslian TKP, serta kondisi geografis wilayah yang berbatasan dengan daerah lain. Upaya yang telah dilakukan kepolisian meliputi penyuluhan, sosialisasi, pembinaan masyarakat, patroli rutin, koordinasi dengan pemerintah desa dan tokoh masyarakat, serta pengaktifan sistem keamanan lingkungan. Permasalahan tersebut menunjukkan bahwa kepolisian perlu untuk mengoptimalkan upaya pre-emtif, preventif, dan represif melalui peningkatan penyuluhan, patroli dan penegakan hukum, serta peningkatan sarana dan prasarana guna mendukung penanggulangan pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Kepolisian Sektor Panumbangan, demi menjaga keamanan, ketertiban sesuai dengan Pasal 13 Undang-Undang Nomor 2 tahun 2002. en_US
dc.description.sponsorship Herlina, Nina; Mulyani, Yeni, R; en_US
dc.language.iso en en_US
dc.publisher Fakultas Hukum en_US
dc.relation.ispartofseries -;-
dc.subject Kepolisian; Pencurian; Penanggulangan en_US
dc.title PERANAN KEPOLISIAN DALAM PENANGGULANGAN PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR DIHUBUNGKAN DENGAN PASAL 13 UNDANG-UNDANG NOMOR 2 TAHUN 2002 TENTANG KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN SEKTOR PANUMBANGAN en_US
dc.title.alternative - en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repository


Browse

My Account