Abstract:
Ansietas merupakan kondisi psikologis yang ditandai dengan perasaan khawatir, takut, gelisah, dan ketegangan emosional yang dapat memengaruhi kondisi fisik maupun psikologis seseorang. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu mengatasi ansietas adalah terapi musik tradisional yang memberikan efek relaksasi dan kenyamanan. Tujuan penulisan Karya Ilmiah Akhir Ners ini adalah menganalisis asuhan keperawatan pada pasien dengan ansietas melalui penerapan terapi musik tradisional Sundanis di wilayah kerja Puskesmas Cihaurbeuti. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, skrining aplikasi Mentari Sehat Jiwa, serta pengukuran tingkat ansietas menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengalami ansietas sedang dengan skor HARS 22, disertai keluhan sulit tidur, sering merasa khawatir, mudah melamun, dan sering memikirkan anggota keluarga yang telah meninggal dunia. Intervensi berupa terapi musik tradisional Sundanis diberikan selama 15–20 menit dalam suasana nyaman dan tenang. Setelah intervensi, pasien mengatakan merasa lebih tenang, nyaman, dan rasa cemas berkurang serta tampak lebih rileks dan tidak terlalu gelisah. Hasil skrining ulang menggunakan aplikasi Mentari Sehat Jiwa menunjukkan penurunan skor ansietas dari 3 menjadi 2 dan skor depresi dari 2 menjadi 1. Kesimpulan studi kasus menunjukkan bahwa penerapan terapi musik tradisional Sundanis dapat membantu menurunkan ansietas dan memberikan efek relaksasi pada pasien. Terapi musik tradisional dapat digunakan sebagai salah satu intervensi nonfarmakologis dalam pemberian asuhan keperawatan pada pasien dengan ansietas.