Abstract:
MARIA NOVITASARI, 2026. Nilai-Nilai Kearifan Lokal dan Konservasi dalam Praktik Budidaya Jagung Tradisional Masyarakat Adat Sunda (Studi Kasus di Desa Kertabumi Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis). Di bawah bimbingan IVAN SAYID NURAHMAN dan BENIDZAR M ANDRIE.
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan praktik budidaya jagung tradisional, mengidentifikasi nilai-nilai kearifan lokal, serta menganalisis bentuk konservasi sumber daya alam di Desa Kertabumi, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan ditentukan secara purposive sampling dan dikembangkan melalui teknik snowball sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi pustaka, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña.Hasil penelitian menunjukkan bahwa budidaya jagung di Desa Kertabumi memadukan praktik tradisional dan teknologi modern. Masyarakat masih mempertahankan penggunaan pupuk kandang, pemipilan jagung secara manual, serta mengombinasikan pupuk organik dan anorganik. Kearifan lokal yang masih diterapkan meliputi tradisi Merlawu, sistem penanggalan Rizal, gotong royong, dan pamali dalam budidaya jagung. Konservasi dilakukan melalui penggunaan pupuk organik, pemanfaatan limbah jagung sebagai pakan ternak, pelestarian saluran irigasi, dan pemeliharaan vegetasi pembatas lahan. Keberlanjutan praktik tersebut didukung pengetahuan lokal, pengalaman petani, kelembagaan pertanian, dan gotong royong, tetapi menghadapi tantangan berupa berkurangnya benih jagung lokal, keterbatasan modal, rendahnya minat generasi muda, serta perubahan iklim. Penelitian menyimpulkan bahwa kearifan lokal tetap berperan dalam mendukung keberlanjutan budidaya jagung tradisional dan konservasi sumber daya alam.