Abstract:
Latar Belakang: Kesepian merupakan salah satu masalah psikososial yang sering
dialami lansia akibat kehilangan pasangan hidup, berkurangnya interaksi sosial, dan
perubahan peran dalam keluarga. Tujuan: Mengetahui pengalaman lansia dalam
menghadapi perasaan kesepian di masa tua di Kecamatan Kawali Kabupaten
Ciamis. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan
fenomenologi. Informan berjumlah 6 orang lansia yang dipilih menggunakan teknik
purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan
dianalisis melalui proses coding, kategorisasi, dan penentuan tema. Hasil:
Penelitian menghasilkan lima tema utama yaitu kehilangan pasangan hidup dan
hidup sendiri, kesepian akibat kurangnya interaksi sosial, perasaan sedih, jenuh, dan
tidak memiliki teman bercerita, upaya lansia dalam menghadapi kesepian, serta
harapan lansia di masa tua. Kesimpulan: Kesepian dimaknai sebagai kehilangan
kedekatan emosional dan berkurangnya interaksi sosial. Lansia menghadapi
kesepian melalui aktivitas sosial, kegiatan spiritual, dan interaksi dengan
lingkungan sekitar.
Kata Kunci: Lansia, Kesepian, Pengalaman Lansia, Fenomenologi
Referensi: 33 (2021–2025)