Abstract:
Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis yang dapat menimbulkan komplikasi berupa luka diabetik akibat gangguan sirkulasi darah, neuropati, dan menurunnya proses penyembuhan luka. Luka diabetik yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan infeksi, gangren, hingga amputasi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mempercepat proses penyembuhan luka adalah melalui penerapan teknik perawatan luka modern. Teknik perawatan luka modern menekankan pada prinsip menjaga kelembapan luka (moist wound healing) dengan menggunakan balutan modern seperti hydrogel, hydrocolloid, foam dressing, alginate, dan silver dressing. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh teknik perawatan luka modern dalam penyembuhan luka pada pasien diabetes mellitus. Metode: Penelitian ini merupakan studi literature review. Pencarian artikel dilakukan melalui database PubMed, Google Scholar, dan ScienceDirect. Kriteria inklusi adalah jurnal terpublikasi dalam 10 tahun terakhir dan relevan dengan topik. Artikel yang ditemukan dinilai kualitasnya menggunakan JBI Critical Appraisal, dan diperoleh 10 jurnal yang sesuai. Hasil: Teknik perawatan luka modern efektif dalam mempercepat proses granulasi jaringan, mengurangi risiko infeksi, mempertahankan kelembapan luka, mengurangi nyeri, serta mempercepat penyembuhan luka dibandingkan perawatan konvensional. Selain itu, penggunaan balutan modern juga dapat meningkatkan kenyamanan pasien dan menurunkan risiko komplikasi lebih lanjut. Kesimpulan: Teknik perawatan luka modern berpengaruh positif terhadap proses penyembuhan luka pada pasien diabetes mellitus sehingga dapat direkomendasikan sebagai metode perawatan luka yang efektif dalam praktik pelayanan kesehatan.
Kata kunci: diabetes mellitus, luka diabetik, perawatan luka modern, penyembuhan luka