Abstract:
Sectio Caesarea (SC) adalah suatu persalinan buatan, di mana janin dilahirkan melalui suatu insisi pada dinding perut dan dinding rahim dengan upaya tindakan pembedahan melalui operasi guna melahirkan bayi, pada Post Sectio Caesarea (SC) dapat menimbulkan luka, salah satu tindakan yang dapat mempercepat penyembuhan luka dengan melakukan mobilisasi dini. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian intervensi mobilisasi dini terhadap proses penyembuhan luka operasi pada pasien post Sectio Caesarea (SC) di Ruang Rawat Papandayan RSUD Kawali tahun 2026. Jenis penelitian ini menggunakan Eksperimen Semu (Quasi Experiment) dengan membandingkan kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Sampel yang digunakan sebanyak 22 responden, instrumen penelitian menggunakan lembar observasi. Data di uji menggunakan uji statistik Mann—Whitney. Hasil penelitian menunjukan semua responden pada kelompok intervensi 11 responden (100%) melakukan mobilisasi dini dan penyembuhan luka dengan baik, sedangkan pada kelompok kontrol menunjukan 8 responden (72,72%) memiliki penyembuhan luka baik dan 3 responden (27,27%) memiliki penyembuhan luka sedang. Diperoleh nilai p-value = 0,000, karena nilai p-value
= 0,000 < 0,05 maka dapat diartikan bahwa ada pengaruh yang bermakna antara mobilisasi dini dengan penyembuhan luka pada pasien post operasi Sectio Caesarea di Rumah Sakit Umum Daerah Kawali Kabupaten Ciamis.