Abstract:
Status gizi merupakan kondisi kesehatan tubuh seseorang yang dipengaruhi oleh konsumsi makanan dan pemanfaatan zat gizi oleh tubuh. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi balita melalui pemberian makanan bergizi secara rutin. Status gizi balita dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya kecukupan asupan gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan status gizi balita di Desa Cukangkawung, Kecamatan Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya. Desain penelitian menggunakan observasional analitik dengan metode cross-sectional pada bulan Mei–Juni 2026. Populasi penelitian adalah balita di Desa Cukangkawung dengan sampel sebanyak 90 balita. Analisis menggunakan uji Chi-square dengan program SPSS. Instrumen penelitian berupa kuesioner, buku KIA, dan alat antropometri. Hasil analisis bivariat dengan uji Chi-square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pemberian MBG dengan status gizi balita (p<0,000; p<0,05). Nilai Cramer's V sebesar 0,687 menunjukkan kekuatan hubungan dalam kategori kuat. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pemberian MBG dengan status gizi balita di Desa Cukangkawung. Semakin baik tingkat pemberian MBG yang diterima balita, semakin besar kecenderungan balita memiliki status gizi normal. Oleh karena itu, pelaksanaan program MBG perlu terus dioptimalkan serta didukung peran aktif keluarga dalam menerapkan pola makan bergizi seimbang dan pemantauan pertumbuhan balita secara rutin.
Kata Kunci: Balita, Makan Bergizi Gratis (MBG), status gizi.