Abstract:
Pembelajaran matematika di sekolah dasar sering kali dihadapkan pada rendahnya
penguasaan operasi hitung perkalian karena dominasi metode hafalan
konvensional yang kurang bermakna. Kondisi ini menuntut adanya inovasi
strategi pembelajaran yang adaptif terhadap tahap perkembangan kognitif anak
melalui pemanfaatan media konkret. Oleh karena itu, metode Jarimatika hadir
sebagai salah satu solusi alternatif yang memanfaatkan jari tangan sebagai alat
hitung yang praktis, menyenangkan, dan senantiasa tersedia. Penelitian ini
bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan metode Jarimatika dalam
pembelajaran perkalian dasar pada siswa Fase C Kelas 5 dan 6 SD Negeri 4
Cileungsir, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis. Menggunakan pendekatan
kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi
partisipatif, wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan catatan lapangan.
Informan terdiri dari guru kelas, 30 siswa dengan variasi kemampuan, dan kepala
sekolah. Hasil penelitian menunjukkan: (1) persiapan dan perencanaan
pembelajaran dilaksanakan secara sistematis melalui penyusunan modul ajar
berbasis Jarimatika yang selaras dengan Kurikulum Merdeka; (2) pelaksanaan
berlangsung melalui lima tahap terstruktur sesuai prinsip enaktif-ikonik-simbolik
Bruner yaitu tahap pengantar konsep, tahap pengenalan formasi jari, tahap latihan
terbimbing, tahap latihan mandiri, serta tahap aplikasi dan evaluasi; (3)
pengembangan pemahaman konsep perkalian siswa berkembang optimal, ditandai
peningkatan ketuntasan dari 45% menjadi 80% dan kemampuan soal cerita dari
35% menjadi 72%; (4) faktor pendukung meliputi dukungan kepala sekolah,
antusiasme siswa, dan komitmen guru, sedangkan faktor penghambat berupa
keberagaman kecepatan belajar dan keterbatasan sarana; (5) perspektif seluruh
pemangku kepentingan terhadap metode ini sangat positif. Penelitian ini
menyimpulkan bahwa metode Jarimatika efektif mengembangkan pemahaman
konseptual perkalian dasar siswa sekolah dasar.