Abstract:
Nyeri punggung terjadi selama kehamilan, hingga saat ini prevalensi ibu hamil
dengan nyeri punggung sebesar 60-80% di beberapa wilayah Indonesia. Data dari
Puskesmas Langkaplancar tahun 2025 ibu hamil berkunjung sebanyak 422 orang,
dari jumlah tersebut sekitar 258 orang atau sebanyak 61,1 % mengalami nyeri
punggung bagian bawah. Nyeri ini dapat diatasi dengan terapi non farmakologis
seperti senam hamil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa
efektif pengaruh senam hamil terhadap skala nyeri punggung bawah ibu hamil
trimester III di wilayah kerja UPTD Puskesmas Langkaplancar Kabupaten
Pangandaran. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode analitik dengan desain Pre
Eksperimental menggunakan pretest-posttest one Group Design. Penelitian
dilakukan pada bulan April 2026. Populasi penelitian ibu hamil trimester III
berjumlah 79 orang dengan jumlah sampel 20 orang yang memenuhi kriteria inklusi
dan ekslusi. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi sebelum dan
sesudah dilakukan senam hamil. Analisa data menggunakan Uji Wilcoxon Rank
Test. Hasil penelitian didapatkan rata-rata skala nyeri sebelum intervensi sebesar
6,05 (berat), sesudah intervensi rata-rata sebesar 2,95 (ringan). Hasil uji statistik
didapatkan nilai p 0,000. Kesimpulan penelitian ini, senam hamil merupakan salah
satu terapi non farmakologi yang dapat mengurangi skala nyeri punggung bawah
pada ibu hamil trimester III.