| dc.contributor.author | Swardiman Rizalah, Erina | |
| dc.date.accessioned | 2026-09-13T14:39:40Z | |
| dc.date.available | 2026-09-13T14:39:40Z | |
| dc.date.issued | 2026-01-09 | |
| dc.identifier.other | 1520125069 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9868 | |
| dc.description.abstract | Morning sickness merupakan keluhan yang umum dialami oleh ibu hamil trimester pertama berupa mual dan muntah yang dapat mengganggu kenyamanan serta aktivitas ibu. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi keluhan tersebut adalah pemberian ramuan jahe madu sebagai terapi komplementer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ramuan jahe madu terhadap penurunan morning sickness pada ibu hamil trimester pertama di Puskesmas Sukahening Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan One Group Pretest Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester pertama yang mengalami morning sickness dan melakukan pemeriksaan di Puskesmas Sukahening Kabupaten Tasikmalaya pada bulan Januari–Maret 2026 sebanyak 32 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Pregnancy Unique Quantification of Emesis and Nausea (PUQE) sebelum dan sesudah pemberian ramuan jahe madu. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pemberian ramuan jahe madu, sebagian besar responden mengalami morning sickness kategori sedang dengan rata-rata skor PUQE sebesar 10,38. Setelah pemberian ramuan jahe madu, sebagian besar responden mengalami morning sickness kategori ringan dengan rata-rata skor PUQE sebesar 6,34. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai p=0,000 (p<0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian ramuan jahe madu terhadap penurunan morning sickness pada ibu hamil trimester pertama. Terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian ramuan jahe madu terhadap penurunan morning sickness pada ibu hamil trimester pertama di Puskesmas Sukahening Tahun 2026. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi masukan bagi tenaga kesehatan, khususnya bidan, untuk memberikan edukasi mengenai pemanfaatan ramuan jahe madu sebagai salah satu terapi komplementer dalam membantu mengurangi keluhan morning sickness pada ibu hamil trimester pertama. | en_US |
| dc.description.sponsorship | Dr. Tita Rohita., S.Kep.,Ners.,M.M.,M.Kep Bdn. Yudita Ingga Hindiarti, S.ST.,M.Kes | en_US |
| dc.subject | ibu hamil trimester pertama, jahe madu, morning sickness, PUQE, terapi komplementer | en_US |
| dc.title | PENGARUH PEMBERIAN RAMUAN JAHE MADU TERHADAP PENURUNAN MORNING SICKNESS PADA IBU HAMIL TRIMESTER PERTAMA DI PUSKESMAS SUKAHENING | en_US |
| dc.type | Other | en_US |