Abstract:
Morning sickness merupakan keluhan yang umum dialami oleh ibu hamil trimester
pertama berupa mual dan muntah yang dapat mengganggu kenyamanan serta
aktivitas ibu. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk
membantu mengurangi keluhan tersebut adalah pemberian ramuan jahe madu
sebagai terapi komplementer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
pemberian ramuan jahe madu terhadap penurunan morning sickness pada ibu hamil
trimester pertama di Puskesmas Sukahening Tahun 2026. Penelitian ini
menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan One Group Pretest
Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester
pertama yang mengalami morning sickness dan melakukan pemeriksaan di
Puskesmas Sukahening Kabupaten Tasikmalaya pada bulan Januari–Maret 2026
sebanyak 32 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling,
sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data dilakukan
menggunakan kuesioner Pregnancy Unique Quantification of Emesis and Nausea
(PUQE) sebelum dan sesudah pemberian ramuan jahe madu. Analisis data
dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank
Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pemberian ramuan jahe madu,
sebagian besar responden mengalami morning sickness kategori sedang dengan
rata-rata skor PUQE sebesar 10,38. Setelah pemberian ramuan jahe madu, sebagian
besar responden mengalami morning sickness kategori ringan dengan rata-rata skor
PUQE sebesar 6,34. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai
p=0,000 (p<0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian
ramuan jahe madu terhadap penurunan morning sickness pada ibu hamil trimester
pertama. Terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian ramuan jahe madu
terhadap penurunan morning sickness pada ibu hamil trimester pertama di
Puskesmas Sukahening Tahun 2026. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi
masukan bagi tenaga kesehatan, khususnya bidan, untuk memberikan edukasi
mengenai pemanfaatan ramuan jahe madu sebagai salah satu terapi komplementer
dalam membantu mengurangi keluhan morning sickness pada ibu hamil trimester
pertama.