| dc.description.abstract |
ABSTRAK
Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang dapat meningkatkan risiko komplikasi ibu dan bayi. Salah satu upaya pencegahan anemia adalah melalui konsumsi Multiple Micronutrient Supplement (MMS). Namun, keberhasilan suplementasi sangat dipengaruhi oleh kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi MMS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan konsumsi Multiple Micronutrient Supplement (MMS) dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Ciamis Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 62 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data kepatuhan konsumsi MMS diperoleh melalui catatan konsumsi suplemen, sedangkan kejadian anemia berdasarkan pemeriksaan kadar hemoglobin. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan alternatif Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil patuh mengonsumsi MMS sebanyak 43 responden (69,4%), sedangkan tidak patuh sebanyak 19 responden (30,6%). Sebagian besar ibu hamil tidak mengalami anemia sebanyak 49 responden (79,0%), sedangkan yang mengalami anemia sebanyak 13 responden (21,0%). Hasil Fisher’s Exact Test menunjukkan nilai p-value <0,001 (p<0,05), sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan konsumsi MMS dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan konsumsi MMS dengan kejadian anemia. Ibu hamil yang patuh mengonsumsi MMS (≥90 tablet) sebanyak 43 responden (100%) seluruhnya tidak mengalami anemia, sedangkan pada kelompok tidak patuh (<90 tablet), sebanyak 13 responden (68,4%) mengalami anemia. Kepatuhan konsumsi MMS merupakan faktor penting dalam pencegahan anemia pada ibu hamil. |
en_US |