| dc.description.abstract |
Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat mendorong peningkatan permintaan komoditas hortikultura, salah satunya selada. Pemasaran selada pada salah satu supermarket di Kabupaten Ciamis masih menghadapi kendala berupa karakteristik produk yang mudah layu dan rusak, keterbatasan variasi produk, serta persaingan dengan pasar tradisional dan produk substitusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sistem pemasaran dan menganalisis strategi pemasaran selada pada salah satu supermarket di Kabupaten Ciamis. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Informan dipilih melalui purposive sampling, yaitu satu supervisor yang memahami dan terlibat langsung dalam kegiatan pemasaran selada, sedangkan konsumen dipilih menggunakan accidental sampling. Selama dua minggu penelitian diperoleh 17 konsumen sebagai responden. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Analisis deskriptif digunakan untuk mengidentifikasi sistem pemasaran dan bauran pemasaran 7P, sedangkan analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal melalui matriks IFAS dan EFAS, menentukan posisi strategi melalui diagram SWOT, serta merumuskan alternatif strategi melalui matriks SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pemasaran melibatkan pemasok, supermarket, dan konsumen melalui kegiatan pengadaan, penyimpanan, penataan, promosi, dan penjualan. Bauran pemasaran 7P telah diterapkan dalam mendukung pemasaran selada. Hasil IFAS menunjukkan kekuatan lebih dominan daripada kelemahan, sedangkan EFAS menunjukkan peluang lebih dominan daripada ancaman. Koordinat SWOT sebesar 1,71 pada sumbu X dan 1,59 pada sumbu Y menempatkan pemasaran selada pada Kuadran I, sehingga strategi SO menjadi prioritas, yaitu mempertahankan kualitas dan kesesuaian harga, mengembangkan produk olahan selada, mengoptimalkan penataan produk, serta meningkatkan promosi dan diskon. |
en_US |