| dc.description.abstract |
Komoditas kapulaga merupakan salah satu komoditas perkebunan yang berperan
sebagai sumber pendapatan masyarakat di Desa Bangunkarya, Kecamatan
Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran. Namun, dalam pengelolaannya masih
terdapat berbagai kendala, seperti keterbatasan akses informasi pasar, koordinasi
antar pelaku rantai pasok yang belum optimal, serta ketergantungan petani
terhadap pedagang pengumpul. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
manajemen rantai pasok komoditas kapulaga yang meliputi struktur ratai pasok,
aliran produk, aliran informasi, aliran keuangan, dan efektivitas kinerja rantai
pasok. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif.
Informan penelitian terdiri atas petani kapulaga, pedagang pengumpul, dan
pedagang besar yang ditentukan secara sengaja. Pengumpulan data dilakukan
melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan analisis data
menggunakan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa rantai pasok komoditas kapulaga melibatkan
petani, pedagang pengumpul, dan pedagang besar. Aliran produk dan aliran
keuangan berjalan baik, sedangkan aliran informasi belum sepenuhnya optimal
karena informasi harga dan permintaan pasar masih didominasi oleh pedagang.
Secara keseluruhan, manajemen rantai pasok komoditas kapulaga telah berjalan
cukup efektif, namun masih diperlukan peningkatan koordinasi, transparansi
informasi, dan akses pasar agar efisiensi rantai pasok serta kesejahteraan petani
dapat meningkat. |
en_US |