Abstract:
Latar Belakang: Persalinan adalah proses alami di mana janin dan plasenta dikeluarkan dari rahim melalui jalan lahir. Pendamping persalinan berperan penting dalam mendukung ibu dengan memberikan dukungan emosional, fisik, dan informasi yang dapat mengurangi kecemasan, meningkatkan rasa aman, serta memperlancar proses persalinan. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui Hubungan dukungan suami dengan tingkat kecemasan ibu bersalin kala I fase aktif di Puskesmas Rajadesa Kabupaten Ciamis Tahun 2026. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan desain cross sectional. Populasi adalah ibu bersalin kala I fase aktif yang berada di ruang bersalin Puskesmas Rajadesa bulan Juni 2026 sebanyak 30 orang dan teknik sampel adalah total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dukungan suami dan kuesioner HARS untuk mengukur kecemasan. Analisis data secara Univariat dan Bivariat menggunakan uji Korelasi Kendall’s Tau-b. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden memiliki dukungan baik dari suami (73,3%) dan sebagian besar resonden mengalami kecemasan ringan (43,3%). Berdasarkan hasil uji korelasi Kendall’s Tau-b dengan diperoleh nilai p=0,019 < 0,05. Kesimpulan: Pada penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan dukungan suami dengan tingkat kecemasan ibu bersalin kala I fase aktif di Puskesmas Rajadesa Kabupaten Ciamis. Oleh karena itu, upaya menurunkan kecemasan harus berfokus pada peningkatan dukungan suami dengan disertai edukasi antenatal, konseling psikologis, peningkatan kesiapan menghadapi persalinan, serta pemberian informasi yang memadai oleh tenaga kesehatan.