Abstract:
Latar belakang: Nyeri punggung bawah pada ibu hamil sebagai gangguan muskuloskletal yang disebabkan oleh aktivitas tubuh yang kurang baik, sebagian besar keluhan nyeri punggung terjadi pada trimester III. Data di Puskesmas Cikelet Garut tahun 2025 jumlah ibu hamil trimester III yang berkunjung mencapai 526 orang, sebanyak 377 orang mengalami nyeri punggung. Salah satu metode non farmakologis yaitu dengan kompres hangat karena dapat mengurangi atau membebaskan rasa nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompres hangat terhadap nyeri Low back pain ibu hamil Trimester III. Jenis penelitian kuantitatif, metode analitik dengan pendekatan pra eksperimen dan desain one group pretest posttest design. Data dipeorleh dengan kuesioner VAS dan responden diberikan interensi kompres hangat sebanyak 2 kali sehari masing-masing selama 20 menit selama seminggu. Kemudian dianalisis dengan tendensi sentral dan uji wilcoxon karena data berdistribusi tidak normal. Hasil penelitian didapatkan rata-rata nyeri Low back pain sebelum intervensi kompres hangat sebesar 5,5 poin, sebagian besar termasuk katgeori sedang (84,2%), setelah intervensi menjadi 28,2 poin, sebagian besar termasuk kategori ringan (81,6%). Ada pengaruh kompres hangat terhadap nyeri Low back pain ibu hamil Trimester III dengan p value 0,001, hal ini mengindikasikan kompres hangat mampu menurunkan nyeri punggung pada ibu hamil. Oleh karena itu, ibu hamil disarankan menerapkan praktik dalam menurunkan nyeri punggung dengan menggunakan kompres hangat secara berkesinambungan.
Kata kunci: kompres hangat, ibu hamil, nyeri punggung, trimester III