Abstract:
Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berdampak
signifikan pada peningkatan risiko komplikasi persalinan, Berat Badan Lahir Rendah
(BBLR), hingga kematian ibu dan bayi. Salah satu intervensi utama pencegahan anemia
defisiensi besi adalah pemberian Tablet Tambah Darah (Fe). Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis hubungan antara kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet Fe dengan
kejadian anemia. Jenis penelitian ini yaitu penelitian survey analitik. Survey yaitu
penelitian yang dilakukan tanpa memanipulasi sistem yang dikaji.Pengumpulan data
dilakukan di UPTD Puskesmas Tamansari Kota Tasikmalaya dengan jumlah sampel
sebanyak 75 responden menggunakan desain cross-sectional. Analisis bivariat dilakukan
untuk mengetahui hubungan antara variabel independen (kepatuhan konsumsi tablet Fe)
dengan variabel dependen (kejadian anemia pada ibu hamil). Uji statistik yang digunakan
adalah Chi-Square (x)^2) dengan tingkat kepercayaan 95% (a = 0,05). Dari 32 ibu hamil
yang tidak patuh, mayoritas mengalami anemia yaitu sebanyak 24 orang (75,0%), dan
hanya 8 orang (25,0%) yang tidak anemia. Dari 43 ibu hamil yang patuh, mayoritas tidak
mengalami anemia yaitu sebanyak 32 orang (74,4%), dan hanya 11 orang (25,6%) yang
tetap mengalami anemia. Berdasarkan hasil uji statistik terdapat hubungan yang signifikan
secara statistik antara tingkat kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada
ibu hamil (p-value = 0,000; a< 0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan
konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil, di mana angka kejadian anemia
lebih banyak ditemukan pada kelompok ibu yang tidak patuh.