Unigal Repository

Hubungan Edukasi Mobilisasi Dini dengan Penyembuhan Luka Operasi Sectio Caesarea (SC) di Ruang Kebidanan RSUD dr. Soekardjo

Show simple item record

dc.contributor.author Noviawaty, Ervina
dc.date.accessioned 2026-09-13T13:37:41Z
dc.date.available 2026-09-13T13:37:41Z
dc.date.issued 2026-08-11
dc.identifier.uri http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9843
dc.description.abstract Latar Belakang : Sectio Caesarea (SC) merupakan salah satu tindakan persalinan melalui prosedur pembedahan yang menyebabkan terjadinya luka insisi pada abdomen dan membutuhkan proses penyembuhan jaringan. Salah satu faktor yang berperan dalam mempercepat penyembuhan luka operasi adalah mobilisasi dini. Mobilisasi dini setelah operasi Sectio Caesarea dapat meningkatkan sirkulasi darah, memperbaiki oksigenasi jaringan, mendukung proses angiogenesis, meningkatkan aktivitas fibroblas, serta mempercepat sintesis kolagen. Namun, keberhasilan pelaksanaan mobilisasi dini sangat dipengaruhi oleh pengetahuan dan pemahaman ibu yang dapat ditingkatkan melalui pemberian edukasi kesehatan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan edukasi mobilisasi dini dengan penyembuhan luka operasi Sectio Caesarea (SC) di Ruang Kebidanan RSUD dr. Soekardjo pada bulan Juni 2026. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian analitik dan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu post operasi Sectio Caesarea di Ruang Kebidanan RSUD dr. Soekardjo. Sampel penelitian berjumlah 53 responden yang dipilih menggunakan teknik sampling total sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah edukasi mobilisasi dini, sedangkan variabel dependen adalah penyembuhan luka operasi Sectio Caesarea. Pengukuran penyembuhan luka dilakukan menggunakan Skala REEDA (Redness, Edema, Ecchymosis, Discharge, Approximation). Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memperoleh edukasi mobilisasi dini dalam kategori baik yaitu sebanyak 34 responden (64,2%), sedangkan responden dengan edukasi mobilisasi dini kategori kurang sebanyak 19 responden (35,8%). Berdasarkan penilaian penyembuhan luka menggunakan Skala REEDA, sebagian besar responden mengalami penyembuhan luka kategori baik yaitu sebanyak 30 responden (56,6%), kategori sedang sebanyak 17 responden (32,1%), dan kategori kurang sebanyak 6 responden (11,3%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara edukasi mobilisasi dini dengan penyembuhan luka operasi Sectio Caesarea dengan nilai p-value < 0,05. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara edukasi mobilisasi dini dengan penyembuhan luka operasi Sectio Caesarea di Ruang Kebidanan RSUD dr. Soekardjo. Edukasi mobilisasi dini yang baik dapat meningkatkan pemahaman dan kepatuhan ibu dalam melakukan mobilisasi setelah operasi sehingga mendukung proses penyembuhan luka melalui peningkatan perfusi jaringan, angiogenesis, oksigenasi jaringan, dan pembentukan kolagen en_US
dc.description.sponsorship Bdn. Kurnati Devi Purnamasari., S.ST.,M.Tr.Keb, Bdn. Arifah Septiani Mukti.,S.ST.,M.Kes en_US
dc.language.iso other en_US
dc.subject Edukasi en_US
dc.subject Mobilisasi Dini en_US
dc.subject Penyembuhan Luka en_US
dc.subject Sectio Caesarea en_US
dc.subject Skala REEDA en_US
dc.title Hubungan Edukasi Mobilisasi Dini dengan Penyembuhan Luka Operasi Sectio Caesarea (SC) di Ruang Kebidanan RSUD dr. Soekardjo en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repository


Browse

My Account