Abstract:
DENI RAHMATULLOH, 2026, Analisis kelayakan Usaha Tani Cengkeh di Desa
Kareo Kecanatan Banjaran Kabupaten Majalengka. Dibawah bimbingan, Benidzar
M. Andrie dan RIAN Kurnia
Tanaman cengkeh merupakan tanaman yang berasal dari Negara Indonesia yang
buahnya termasuk kedalam komoditas ekspor. Seiring berkembangnya industri
rokok kretek yang membutuhkan cengkeh sebagai bahan bakunya dan industri
farmasi yang memanfaatkan minyak cengkeh, membuat negara Indonesia termasuk
kedalam konsumen dan produsen cengkeh terbesar di dunia. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui : (1) Pendapatan usahatani cengkeh di Desa Kareo Kecamatan
Banjaran Kabupaten Majalengka (2) Besarnya NPV, Net B/C dan Internal Rate of
Return (IRR) pada usahatani cengkeh di Desa Kareo Kecamatan Banjaran
Kabupaten Majalengka (3) Terjadinya Payback period (PP) pada usahatani cengkeh
di Desa Kareo Kecamatan Banjaran Kabupaten Majalengka. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif yaitu ddengan pengolahan data hasil
penelitian. Teknik penarikan sampel menggunakan metode purposive sampling
dengan berdasarkan kriteria tertentu yaitu petani cengkeh di Desa Kareo.
Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan
perhitungan NPV, Net B/C, IRR dan Payback Period. nilai NPV sebesar
Rp1.388.400.400 (NPV > 0), nilai Net B/C sebesar 2,38 (Net B/C > 1), IRR sebesar
18,92% (IRR > 10%), serta nilai Payback Period (PP) selama 9,58 tahun, yang lebih
pendek dibandingkan periode analisis selama 20 tahun. Hasil tersebut menunjukkan
bahwa usahatani cengkeh mampu memberikan keuntungan secara finansial dan
memiliki prospek yang baik untuk terus dikembangkan.