Abstract:
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU MENYUSUI TENTANG DAUN KATUK DENGAN PERILAKU PEMANFAATAN DAUN KATUK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WANAREJA I
KABUPATEN CILACAP TAHUN 2026
Neni Eka Septikawati
Universitas Galuh, Ciamis
ABSTRAK
Daun katuk merupakan salah satu pangan lokal yang diketahui dapat membantu meningkatkan produksi ASI. Namun, pemanfaatannya oleh ibu menyusui masih belum optimal dan diduga dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu menyusui tentang daun katuk dengan perilaku pemanfaatan daun katuk di wilayah kerja Puskesmas Wanareja I Kabupaten Cilacap Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 78 ibu menyusui dan seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan sebanyak 25 pertanyaan dan kuesioner perilaku sebanyak 25 pernyataan yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan analisis univariat dan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu menyusui sebagian besar berada pada kategori baik sebanyak 33 responden (42,3%), sedangkan perilaku pemanfaatan daun katuk sebagian besar berada pada kategori negatif sebanyak 43 responden (55,1%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu menyusui tentang daun katuk dengan perilaku pemanfaatan daun katuk. Disimpulkan bahwa semakin baik tingkat pengetahuan ibu menyusui, semakin baik pula perilaku pemanfaatan daun katuk. Bidan dan tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan edukasi mengenai manfaat dan cara pemanfaatan daun katuk sebagai upaya mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif.