Abstract:
Hubungan Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap dengan Kejadian Infeksi
Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Balita Usia 1–5 Tahun di Desa
Mekarsari Kabupaten Garut
ABSTRAK
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu masalah kesehatan
yang sering terjadi pada balita. Pemberian imunisasi dasar lengkap merupakan salah
satu upaya preventif untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan menurunkan risiko
penyakit infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian
imunisasi dasar lengkap dengan kejadian ISPA pada balita usia 1–5 tahun di Desa
Mekarsari Kabupaten Garut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan
desain analitik observasional dan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian
berjumlah 252 balita dengan sampel sebanyak 72 balita yang dipilih menggunakan
teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan Buku KIA dan
wawancara menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan
bivariat menggunakan uji Chi-Square serta perhitungan Prevalence Ratio (PR).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 53 balita (73,6%) memiliki imunisasi dasar
lengkap dan 19 balita (26,4%) tidak lengkap. Sebanyak 25 balita (34,7%)
mengalami ISPA dan 47 balita (65,3%) tidak mengalami ISPA. Hasil uji Chi-
Square diperoleh p-value = 0,000 (p < 0,05), menunjukkan terdapat hubungan yang
bermakna antara pemberian imunisasi dasar lengkap dengan kejadian ISPA. Nilai
PR sebesar 4,18 menunjukkan bahwa balita dengan imunisasi dasar tidak lengkap
memiliki prevalensi mengalami ISPA 4,18 kali lebih besar dibandingkan balita
dengan imunisasi dasar lengkap. Diharapkan orang tua meningkatkan kepatuhan
dalam melengkapi imunisasi dasar sebagai salah satu upaya pencegahan ISPA pada
balita.
Kata kunci: imunisasi dasar lengkap, ISPA, balita, Prevalence Ratio.