Unigal Repository

Analisis Risiko Produksi Usahatani Cabai Rawit (Studi Kasus di Desa Tanjungsari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis)

Show simple item record

dc.contributor.author Aprilianti, Siska
dc.contributor.author Puspitasari, Anisa
dc.contributor.author Kurnia, Rian
dc.date.accessioned 2026-09-13T06:59:51Z
dc.date.available 2026-09-13T06:59:51Z
dc.date.issued 2026-08
dc.identifier.other 5009220040
dc.identifier.uri http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9824
dc.description.abstract Usahatani cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan kegiatan pertanian yang memiliki tingkat ketidakpastian tinggi akibat pengaruh faktor alam maupun faktor teknis budidaya sehingga berpotensi menimbulkan risiko produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber-sumber risiko produksi dan menganalisis tingkat risiko produksi usahatani cabi rawit di Desa Tanjungsari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis. Penelitian menggunakan metode kualitatif-kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Lokasi penelitian ditentukan secara sampling bertujuan (purposive sampling), sedangkan responden ditentukan menggunakan metode sampling jenuh (sensus) sebanyak 13 petani cabai rawit. Analisis data untuk mengidentifikasi sumber risiko dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui tabulasi, sedangkan analisis tingkat risiko produksi dilakukan menggunakan pendekatan statistik berupa ragam (variance), simpangan baku (standard deviation), dan koefisien variasi (coefficient variation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber risiko produksi meliputi kualitas bibit/benih, perubahan iklim/cuaca, serangan hama dan penyekit, kualitas pupuk, serta kualitas pestisida. Faktor yang paling dominan adalah serangan hama dan penyakit dengan skor rata-rata 2,49, diikuti perubahan iklim/cuaca sebesar 2,38. Rata-rata produski cabai rawit sebesar 1.085,38 kg, nilai ragam sebesar 253.843,59, simpangan baku sebesar 503,83 dan koefisien variasi sebasar 0,46. Nilai koefisien variasi tersebut menunjukkan bahwa risiko produksi usahatani cabai rawit tergolong rendah (CV <0,50), namun masih mendekati batas kritis sehingga petani perlu menerapkan pengelolaan risiko secara berkelanjutan untuk menjaga stabilitas produksi en_US
dc.description.sponsorship Anisa Puspitasari, S.P.,M.P. Rian Kurnia, S.P.,M.P. en_US
dc.language.iso other en_US
dc.publisher Siska en_US
dc.title Analisis Risiko Produksi Usahatani Cabai Rawit (Studi Kasus di Desa Tanjungsari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis) en_US
dc.type Other en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repository


Browse

My Account