Abstract:
Latar Belakang: Penggunaan internet berlebihan pada remaja dapat memicu gangguan kesehatan mental berupa depresi, kecemasan, dan stres. Tujuan: Mengetahui hubungan Internet Addiction dengan kesehatan mental pada remaja di SMAN 1 Cihaurbeuti Tahun 2026. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif dan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 90 responden dari populasi 900 siswa, dipilih dengan teknik proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner IAT dan DASS-21, dianalisis dengan uji Rank Spearman. Hasil: Sebagian besar responden mengalami Internet Addiction kategori ringan (74,4%). Hasil uji Rank Spearman menunjukkan hubungan signifikan antara Internet Addiction dengan depresi (r=0,414; p<0,001), kecemasan (r=0,346; p<0,001), dan stres (r=0,265; p<0,012), seluruhnya dengan arah positif.
Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara Internet Addiction dengan kesehatan mental remaja; semakin tinggi Internet Addiction, semakin tinggi gangguan kesehatan mental yang dialami, terkuat pada dimensi depresi.