Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi matematis siswa di Indonesia yang
terjadi karena ketidakterbiasaan siswa dalam mengerjakan soal kontekstual. Untuk
mengatasi masalah tersebut, guru dapat menjembatani pengetahuan luar sekolah dengan
konsep matematika di dalam kelas. Salah satu contohnya yaitu melalui eksplorasi
etnomatematika pada produksi gula aren di Sandingtaman. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui dan mendeskripsikan aktivitas matematis dalam pembuatan gula aren di
Desa Sandingtaman, Panjalu, Ciamis, serta merancang instrumen soal kontekstual.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan
pendekatan etnografi. Data yang digunakan yaitu data hasil observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu pengumpulan data,
reduksi data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap tahapan
pembuatan gula aren di Desa Sandingtaman memuat penerapan etnomatematika melalui
empat aktivitas fundamental Bishop, yaitu membilang (counting), mengukur
(measuring), merancang (designing), dan menjelaskan (explaining). Selain itu, terdapat
konsep matematika pada setiap tahapan produksi yang mencakup bilangan bulat dan
pecahan, perbandingan, serta geometri bangun datar dan bangun ruang. Temuan ini
kemudian direalisasikan menjadi soal uraian kontekstual untuk melatih siswa
memecahkan masalah nyata.