Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Rendahnya kemampuan tersebut disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru sehingga siswa kurang terlibat aktif dalam membangun pemahaman konsep. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran ECIRR terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen (quasi experimental) dan desain Non-Equivalent Posttest Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII MTs Al-Huda Sadananya Tahun Pelajaran 2025/2026. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu kelas VII A sebagai kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran menggunakan model ECIRR dan kelas VII B sebagai kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran konvensional. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, uji Independent Sample t-test, dan perhitungan effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa antara kelas eksperimen yang menggunakan model ECIRR dan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran kovensional. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Elicit, Confront, Identify, Resolve, Reinforce (ECIRR) berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa.