Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara aktivitas fisik dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) pada anak usia dini di Pos PAUD Kabupaten Ciamis. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 32 anak usia dini beserta orang tuanya yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data aktivitas fisik diperoleh melalui kuesioner yang diisi oleh orang tua, sedangkan data Indeks Massa Tubuh diperoleh melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan anak yang kemudian dikonversikan berdasarkan standar IMT menurut usia dan jenis kelamin. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank karena data tidak berdistribusi normal. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien korelasi (Spearman's rho) sebesar -0,331 dengan nilai signifikansi (p) sebesar 0,065. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif dengan kekuatan hubungan rendah antara aktivitas fisik dan Indeks Massa Tubuh, namun hubungan tersebut tidak signifikan secara statistik. Temuan ini mengindikasikan bahwa aktivitas fisik bukan merupakan satu-satunya faktor yang memengaruhi Indeks Massa Tubuh anak usia dini. Faktor lain seperti pola makan, asupan gizi, faktor genetik, dan lingkungan diduga turut berperan dalam menentukan status gizi anak. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang komprehensif untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.