Abstract:
Latar Belakang: Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil masih menjadi masalah gizi yang dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan, persalinan, serta luaran bayi yang tidak optimal. Kejadian KEK diduga dipengaruhi oleh berbagai karakteristik ibu hamil, antara lain usia, paritas, pendidikan, pekerjaan, jarak persalinan, dan penyakit penyerta. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan karakteristik ibu hamil (usia, paritas, pendidikan, pekerjaan, jarak persalinan, dan penyakit penyerta) dengan kejadian KEK. Metode: Penelitian ini menggunakan desain case-control. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang tercatat dalam data rekam medis di Puskesmas Wanareja I Kabupaten Cilacap tahun 2026 sebanyak 607 orang. Sampel berjumlah 168 orang, terdiri dari 84 kasus (ibu hamil dengan KEK) yang diambil secara total sampling dan 84 kontrol (ibu hamil tanpa KEK) yang dipilih secara acak. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Sebagian besar responden berusia 20–35 tahun (60,7%), primipara (36,3%), berpendidikan menengah (39,9%), bekerja (54,8%), memiliki jarak persalinan <2 tahun (55,4%), dan memiliki penyakit penyerta (58,9%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara usia, paritas, pendidikan, pekerjaan, jarak persalinan, dan penyakit penyerta dengan kejadian KEK (p-value <0,001). Kesimpulan: Usia, paritas, pendidikan, pekerjaan, jarak persalinan, dan penyakit penyerta ibu hamil memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian KEK di Puskesmas Wanareja I Kabupaten Cilacap.