Abstract:
Menyusui suatu proses pemberian ASI kepada bayi sejak lahir hingga usia 2
tahun. Berdasarkan data yang dirilis United Nations Children's Fund
(UNICEF) pada Agustus 2025, tingkat ASI eksklusif di Indonesia telah
meningkat menjadi 66,4%. Puskesmas Sidamulih sudah mencapai mencapai
target dikabupaten Pangandaran sebesar 55 % capaian ASI ekslusif namun
masih belum mencapai target yang ditetapkan Kemenkes RI yaitu 60%.
Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang
teknik menyusui terhadap breastfeeding self-efficacy (BSE) pada ibu hamil di
UPTD Puskesmas Sidamulih. Metode penelitian yang digunakan adalah
kuantitatif, metode survey analitik dan desain Cross Sectional. Teknik sampel
secara total sampling sesuai kriteria inklusi dan eklusi sebanyak 30 ibu hamil.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 14 ibu hamil (46,6%)
memiliki tingkat pengetahuan yang baik. Tingkat Breastfeeding Self-Efficacy
(kepercayaan diri menyusui) yang tinggi ditemukan pada 15 ibu hamil
(50,0%). Hasil analisis uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang
signifikan dengan nilai p = 0,001. Kesimpulan dari penelitian ini
menunjukkan adanya hubungan antara tingkat pengetahuan tentang teknik
menyusui dan breastfeeding self-efficacy (BSE) pada ibu hamil di UPTD
Puskesmas Sidamulih. Diharapkan pihak puskesmas dapat mengoptimalkan
kelas ibu hamil melalui edukasi teknik menyusui. Bagi peneliti selanjutnya,
disarankan untuk menganalisis faktor psikologis lain yang memengaruhi
breastfeeding self-efficacy.
Kata Kunci : Breastfeeding Self-Efficacy (BSE), Pengetahuan, Teknik
Menyusui
3