Abstract:
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA DENGAN PERILAKU SEKS BERISIKO DI SMP PGRI 12 DAYEUHLUHUR KABUPATEN CILACAP TAHUN 2026
Aan Sunani
Program Studi Sarjana Kebidanan (S.Keb) Universitas Galuh Ciamis
aansunani29@gmail.com.
ABSTRAK
Perilaku seks berisiko pada remaja dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti kehamilan tidak diinginkan, infeksi menular seksual, dan HIV/AIDS. Salah satu faktor yang memengaruhi perilaku tersebut adalah tingkat pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan remaja dengan perilaku seks berisiko di SMP PGRI 12 Dayeuhluhur Kabupaten Cilacap Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP PGRI 12 Dayeuhluhur Kabupaten Cilacap sebanyak 62 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 62 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan sebanyak 30 pertanyaan dan kuesioner perilaku seks berisiko sebanyak 30 pernyataan yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 33 responden (53,2%) dan sebagian besar memiliki perilaku seks tidak berisiko sebanyak 42 responden (67,7%). Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p-value = 0,000 (<0,05), yang menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan remaja dengan perilaku seks berisiko di SMP PGRI 12 Dayeuhluhur Kabupaten Cilacap Tahun 2026. Disarankan agar sekolah dan tenaga kesehatan meningkatkan pendidikan kesehatan reproduksi melalui kegiatan penyuluhan dan program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR).