Abstract:
Dependence on relatively expensive commercial feed is one of the challenges faced
by small-scale poultry farmers. One alternative solution is to produce feed
independently using an integrated disc mill and mixer. This study aimed to: (1)
identify the manufacturing process of a portable poultry feed grinding disc mill and
mixer, including material selection, cutting, forming, machining, joining, and
component finishing; and (2) analyze the performance of the manufactured
machine in terms of performance, quality, economic value, and functionality. The
research methods included a literature review, machine design, preparation of
tools and materials, manufacturing, assembly, and machine testing.
The manufacturing process consisted of material selection, cutting, forming,
machining, joining, and finishing. Machine testing was conducted to evaluate
performance, quality, economic value, and functionality, followed by analysis of
the test results based on the predetermined specifications.
Research results indicate that the machine's manufacturing process was
successfully completed through stages including material selection, cutting,
forming, machining, joining, and finishing. The machine delivers a production
capacity of 10.5–16.8 kg/h, energy consumption of 0.72–16.67 Wh/kg, an average
operating efficiency of 84.27%, vibration levels of 0.550–1.01 mm/s, and noise
levels of 65.44–67.66 dB. Regarding quality, the grinding fineness on a 60-mesh
sieve reached 76%–93%, while feed homogeneity showed a Coefficient of Variation
(CV) of 1.08–1.32. The total manufacturing cost was IDR 935,000, and the machine
weighed 8.025 kg, thereby meeting portability criteria. Consequently, the resulting
disc mill and mixer unit offers performance, quality, economic value, and
functionality suitable for small- to medium-scale poultry feed processing.
Description:
Ketergantungan terhadap pakan pabrikan dengan harga yang relatif tinggi menjadi
salah satu kendala bagi peternak unggas skala kecil. Salah satu alternatif yang dapat
dilakukan adalah memproduksi pakan secara mandiri menggunakan mesin disc mill
dan mixer. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi proses manufaktur
mesin disc mill dan mixer penggiling pakan unggas portable, mulai dari pemilihan
material, pemotongan, pembentukan, pemesinan, penyambungan hingga finishing
komponen; dan (2) menganalisis keberhasilan mesin yang dihasilkan ditinjau dari
aspek kinerja, kualitas, ekonomis, dan fungsional. Metode penelitian meliputi studi
literatur, perancangan alat, persiapan alat dan bahan, proses manufaktur, perakitan,
dan pengujian alat.
Proses manufaktur meliputi pemilihan material, pemotongan, pembentukan,
pemesinan, penyambungan, dan finishing. Pengujian dilakukan untuk mengetahui
kinerja, kualitas, nilai ekonomis, dan fungsionalitas mesin, kemudian hasilnya
dianalisis berdasarkan spesifikasi yang telah ditetapkan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses manufaktur mesin berhasil dilakukan
melalui tahapan pemilihan material, pemotongan, pembentukan, pemesinan,
penyambungan, dan finishing. Mesin menghasilkan kapasitas produksi sebesar
10,5–16,8 kg/jam, konsumsi energi 0,72–16,67 Wh/kg, efisiensi kerja rata-rata
84,27%, tingkat getaran 0,550–1,01 mm/s, dan tingkat kebisingan 65,44–67,66 dB.
Dari aspek kualitas, tingkat kehalusan gilingan pada ayakan 60 mesh mencapai
76%–93%, sedangkan homogenitas pakan memiliki nilai CV 1,08 – 1,32. Total
biaya pembuatan mesin sebesar Rp935.000, sedangkan bobot mesin sebesar 8,025
kg, sehingga memenuhi kriteria portable. Dengan demikian, mesin disc mill dan
mixer yang dihasilkan memiliki kinerja, kualitas, nilai ekonomis, dan fungsionalitas
yang mendukung penggunaannya dalam pengolahan pakan unggas skala kecil
hingga menengah.