| dc.description.abstract |
Budidaya melon merupakan salah satu kegiatan pertanian yang dalam pelaksanaannya melibatkan berbagai aktivitas yang mengandung unsur matematika. Akan tetapi, penerapan konsep-konsep matematika tersebut umumnya dilakukan secara tidak disadari oleh para pelaku budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep matematika yang terdapat pada budidaya melon di Gunlut Farm Cidolog. Serta mendeskripsikan perannya dalam upaya penyelesaian permasalahan budidaya melon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi yang dilaksanakan di Gunlut Farm Cidolog, Kabupaten Ciamis. Data penelitian diperoleh melalui Teknik observasi, wawancara dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas petani, pemilik, pengunjung dan konsumen. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi Teknik. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 6 konsep matemaatika dalam budidaya melon, yaitu pengukuran, perbandingan, operasi hitung, estimasi, pola dan aritmetika sosial. Keenam konsep tersebut diterapkan pada berbagai kegiatan budidaya, seperti penentuan jarak tanam, pengukuran kebutuhan air dan nutrisi, pengaturan konsentrasi larutan, perhitungan kebutuhan sarana produksi, estimasi hasil panen, penataan tanaman, serta penentuan harga jual. Selain itu, konsep-konsep matematika tersebut berperan dalam mendukung penyelesaian berbagai permasalahan budidaya, terutama yang berkaitan dengan pengelolaan air, pemberian nutrisi, pengendalian hama, pengaturan suhu, dan penentuan waktu panen. Hasil penelitian ini diterapkan dalam praktik budidaya melon sehingga berpotensi menjadi salah satu sumber pembelajaran matematika kontekstual berbasis etnomatematika. |
en_US |