Abstract:
Anemia pada masa kehamilan merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius dengan prevalensi tinggi, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Jatiwaras. Kondisi ini dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan ibu maupun janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik ibu (usia, pendidikan, pekerjaan, dan paritas) serta usia kehamilan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Jatiwaras Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dan sampel penelitian adalah 60 ibu hamil yang melakukan pemeriksaan ANC, yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan Fisher's Exact Test pada tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara usia ibu (p < 0,001), pendidikan ibu (p = 0,042), dan usia kehamilan (p = 0,007) dengan kejadian anemia. Sebaliknya, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara status pekerjaan (p = 1,000) dan paritas (p = 0,209) dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Usia ibu, tingkat pendidikan, dan usia kehamilan merupakan faktor yang signifikan berhubungan dengan kejadian anemia di Puskesmas Jatiwaras. Disarankan bagi Puskesmas untuk meningkatkan edukasi gizi dan pemantauan khusus bagi ibu hamil pada kelompok usia berisiko serta ibu dengan latar belakang pendidikan rendah.