Abstract:
Fokus penelitian ini adalah mesin moulding di PT Synergy Karya Cemerlang.
Mesin-mesin ini terus mengalami masalah seperti penundaan waktu, penurunan
kecepatan produksi, dan produk yang rusak, yang semuanya menyebabkan proses
produksi tidak berjalan dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur
tingkat efektivitas mesin moulding dengan menggunakan metode Overall
Equipment Effectiveness (OEE), menemukan penyebab rendahnya efektivitas
berdasarkan analisis Six Big Losses, dan memberikan rekomendasi untuk perbaikan
dengan menggunakan metode Total Productive Maintenance (TPM). Dengan data
yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian
menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Ini mencakup data tentang waktu
produksi, penundaan produksi, output produksi, waktu siklus ideal, dan produk
cacat. Pengukuran OEE didasarkan pada tiga elemen utama: ketersediaan, kinerja,
dan kualitas. Kemudian six big losses dievaluasi dan penyebabnya diidentifikasi
dengan menggunakan diagram Pareto dan fishbone. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa rata-rata nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) mesin moulding
selama periode Juli–Desember sebesar 55%, masih berada di bawah standar JIPM
sebesar 85%. Nilai tersebut terdiri dari rata-rata Availability sebesar 80%,
Performance sebesar 81%, dan Quality sebesar 85%. Hasil analisis Six Big Losses
menunjukkan bahwa faktor kerugian dominan adalah Breakdown Losses sebesar
39,80%, Reduced Speed Losses sebesar 29,04%, dan Defect and Rework Losses
sebesar 23,36%. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa rendahnya efektivitas mesin
terutama dipengaruhi oleh downtime yang disebabkan oleh kerusakan komponen,
penurunan kecepatan mesin, dan produk yang tidak memenuhi standar kualitas.
Menurut hasil analisis, perbaikan yang disarankan meliputi penerapan perawatan
pencegahan secara teratur pada komponen penting, penerapan perawatan mandiri
yang dibantu oleh operator, peningkatan pengendalian kualitas, penyediaan suku
cadang penting, dan evaluasi berkala nilai OEE. Diharapkan bahwa implementasi
rekomendasi ini akan mengurangi kerugian produksi, meningkatkan ketersediaan,
kinerja, dan kualitas, serta meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses.
Kata kunci: Total Productive Maintenance (TPM), Overall Equipment Effectivenes
(OEE), Enam Kerusakan Besar, Efektivitas Mesin, Mesin Moulding.