Abstract:
PT. Dirgantara Indonesia Persero (PT. DI) sering menghadapi masalah downtime
dan penurunan produktivitas pada mesin kunci CNC Cincinnati Milacron DGAL
akibat belum adanya jadwal penggantian komponen yang terstruktur. Untuk
mengatasi masalah tersebut, penelitian ini menerapkan metode Age Replacement
guna menentukan interval waktu penggantian komponen optimal berbasis biaya
perawatan minimum. Berdasarkan analisis data dari Agustus 2025 hingga Mei
2026, selang coolant diidentifikasi sebagai komponen paling kritis dengan
kontribusi downtime mencapai 96,97% dan berdistribusi lognormal (MTTF 382
jam). Hasil perhitungan menunjukkan bahwa interval penggantian optimal untuk
selang coolant adalah setiap 86 jam dengan total 19 kali penggantian terencana.
Kebijakan baru ini berhasil meningkatkan tingkat keandalan komponen dari 29%
menjadi 79%, sekaligus menekan biaya perawatan menjadi Rp28.140.001 dan
memberikan penghematan sebesar Rp11.184.999 atau sekitar 28%. Dengan
demikian, penjadwalan terstruktur ini terbukti efektif meningkatkan keandalan
komponen kritis dan mengoptimalkan efisiensi biaya operasional perusahaan.