Abstract:
Pendahuluan: Persalinan sectio caesarea adalah proses melahirkan melalui
tindakan pembedahan dengan melakukan sayatan pada dinding perut (laparatomi)
dan dinding rahim (histerotomi) untuk mengeluarkan bayi. Pasien setelah menjalani
tindakan sectio caesarea umumnya mengalami keluhan nyeri pada area insisi, yang
timbul akibat terjadinya kerusakan atau robekan jaringan pada dinding uterus.
Penanganan yang umum digunakan untuk mengurangi nyeri post sectio caesarea
meliputi terapi farmakologis dan nonfarmakologis. Salah satu bentuk terapi
nonfarmakologis yang dapat diterapkan adalah aromaterapi. Aromaterapi lavender
mengandung zat aktif linalool dan linalyl asetat yang dapat membantu mengurangi
nyeri dengan meningkatkan hormon endorfin melalui rangsangan pada
hipotalamus. Karya ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui penurunan intensitas
nyeri pada pasien post sectio caesarea setelah pemberian aromaterapi lavender.
Metode: Metode yang digunakan adalah studi kasus pada pasien post sectio
caesarea dengan intervensi aromaterapi lavender selama 3 hari. Aromaterapi
diberikan sebanyak 5 tetes yang diteteskan pada kapas, kemudian dihirup selama
15 menit, dengan frekuensi 1 kali sehari. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa skala
nyeri pasien sebelum intervensi adalah 5 (nyeri sedang) dan setelah pemberian
aromaterapi selama 3 hari menurun menjadi 3 (nyeri ringan). Dapat disimpulkan
bahwa pemberian aromaterapi lavender dapat membantu menurunkan intensitas
nyeri pada pasien post sectio caesarea di Ruang Teratai II BLUD RSU Kota Banjar.