Abstract:
Penyortiran paket merupakan aktivitas krusial dalam sistem logistik, namun pada operasional Hub SPX Express Cikatomas masih ditemukan kesalahan penyortiran (misroute) yang menyebabkan keterlambatan pengiriman dan menurunnya efektivitas operasional. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis misroute yang dominan, menganalisis faktor penyebabnya, serta menyusun usulan perbaikan menggunakan pendekatan Seven Tools (check sheet, stratifikasi, histogram, diagram Pareto, dan diagram fishbone) yang didukung Why-Why Analysis dan metode 5W+2H. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi di Hub SPX Express Cikatomas selama satu bulan. Hasil penelitian menunjukkan tiga jenis misroute, yaitu salah zona, salah dari SOC, dan salah scanning, dengan salah zona (64,02%) sebagai jenis paling dominan, diikuti salah dari SOC (21,96%). Akar penyebab melibatkan lima faktor, yaitu man, method, machine, material, dan environment. Usulan perbaikan yang dihasilkan meliputi penerapan SOP verifikasi penyortiran secara konsisten, pemeliharaan scanner berkala, pemeriksaan kualitas label, perbaikan tata letak area sortir, peningkatan koordinasi dengan SOC, serta evaluasi tenaga kerja saat volume paket meningkat.