| dc.description.abstract |
Proses produksi Skin Sheet memiliki alur yang kompleks dan melibatkan perpindahan material antar area kerja sehingga berpotensi menimbulkan pemborosan. Kondisi tersebut perlu dianalisis untuk meningkatkan efisiensi aliran proses dan mengurangi lead time produksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemborosan pada proses produksi skin sheet di PT Dirgantara Indonesia menggunakan pendekatan Lean Manufacturing dengan Value Stream Mapping (VSM), Fishbone Diagram, dan 5 Why’s. Hasil penelitian menunjukkan waste dominan berupa waiting, transportation, dan defect, dengan lead time sebesar 258,50 hari dan waktu tunggu 255,655 hari. Usulan perbaikan berupa Protective Handling Box dengan Crane-Assisted Handling, SOP Material Handling, Supermarket, dan Max Queue Quantity Control, dan Papan Kontrol Visual diproyeksikan menurunkan waktu tunggu menjadi 235,655 hari dan lead time menjadi 238,50 hari. |
en_US |