| dc.contributor.author | Wulandari, Mita | |
| dc.date.accessioned | 2026-09-12T00:37:09Z | |
| dc.date.available | 2026-09-12T00:37:09Z | |
| dc.date.issued | 2026-07-29 | |
| dc.identifier.issn | 2107220033 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9718 | |
| dc.description.abstract | Mita Wulandari (2107220033) “Perbedaan Kemampuan Berpikir Peserta Didik yang Menggunakan Model Pembelajaran Project Based Learning Berbasis STEAM Dengan Metode Inquiry (Studi Quasi Eksperimen pada Capaian Pembelajaran Permasalahan Ketenagakerjaan pada Perekonomian Indonesia Kelas XI di SMA Negeri 1 Baregbeg)” Penulisan skripsi ini dibawah bimbingan Bapak Firman Aryansyah, S.Pd., M.Pd. dan Ibu Dedeh, S.Pd., M.Pd. Rendahnya kemampuan berpikir kreatif peserta didik pada mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 1 Baregbeg merupakan masalah dalam peneliltian ini, Kemampuan berpikir kreatif menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan proses pembelajaran, maka pendidik harus mencari cara untuk mencapai keberhasilan. Kemampuan berpikir kreatif dilatar belakangi oleh berbagai faktor, diantaranya pemilihan model pembelajaran dengan tipe yang tepat digunakan oleh pendidik. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui : 1) Perbedaan kemampuan berpikir kreatif peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) Berbasis STEAM pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas eksperimen 1. 2) Perbedaan kemampuan berpikir kreatif peserta didik yang menggunakan metode Inquiry pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas eksperimen 2. 3) Perbedaan kemampuan berpikir kreatif peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning berbasis STEAM dengan kemampuan berpikir kreatif yang menggunakan metode Inquiry pada pengkuran akhir (posttest). Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimental Design yaitu Nonequivalent Control Group Design. Hasil penelitian menunjukan : 1) Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) berbasis STEAM pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas eksperimen 2. 2) Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif peserta didik yang menggunakan metode inquiry pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas eksperimen 2. 3) Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning berbasis STEAM dengan kemampuan berpikir kreatif yang menggunakan metode Inquiry pada pengkuran akhir (posttest). | en_US |
| dc.description.sponsorship | Firman Aryansyah, S.Pd., M.Pd. Dedeh, S.Pd., M.Pd. | en_US |
| dc.language.iso | other | en_US |
| dc.publisher | FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN | en_US |
| dc.title | PERBEDAAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK YANG MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING BERBASIS STEAM DENGAN METODE INQUIRY DI SMA NEGERI 1 BAREGBEG | en_US |
| dc.type | Article | en_US |