Abstract:
Mita Wulandari (2107220033) “Perbedaan Kemampuan Berpikir Peserta Didik yang
Menggunakan Model Pembelajaran Project Based Learning Berbasis STEAM Dengan
Metode Inquiry (Studi Quasi Eksperimen pada Capaian Pembelajaran Permasalahan
Ketenagakerjaan pada Perekonomian Indonesia Kelas XI di SMA Negeri 1 Baregbeg)”
Penulisan skripsi ini dibawah bimbingan Bapak Firman Aryansyah, S.Pd., M.Pd. dan Ibu
Dedeh, S.Pd., M.Pd.
Rendahnya kemampuan berpikir kreatif peserta didik pada mata pelajaran ekonomi di SMA
Negeri 1 Baregbeg merupakan masalah dalam peneliltian ini, Kemampuan berpikir kreatif
menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan proses pembelajaran, maka pendidik harus
mencari cara untuk mencapai keberhasilan. Kemampuan berpikir kreatif dilatar belakangi
oleh berbagai faktor, diantaranya pemilihan model pembelajaran dengan tipe yang tepat
digunakan oleh pendidik. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui : 1) Perbedaan
kemampuan berpikir kreatif peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Project
Based Learning (PJBL) Berbasis STEAM pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran
akhir (posttest) di kelas eksperimen 1. 2) Perbedaan kemampuan berpikir kreatif peserta
didik yang menggunakan metode Inquiry pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran
akhir (posttest) di kelas eksperimen 2. 3) Perbedaan kemampuan berpikir kreatif peserta
didik dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning berbasis STEAM
dengan kemampuan berpikir kreatif yang menggunakan metode Inquiry pada pengkuran
akhir (posttest). Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimental Design
yaitu Nonequivalent Control Group Design.
Hasil penelitian menunjukan : 1) Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif peserta
didik yang menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) berbasis
STEAM pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas
eksperimen 2. 2) Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif peserta didik yang
menggunakan metode inquiry pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir
(posttest) di kelas eksperimen 2. 3) Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif peserta
didik dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning berbasis STEAM
dengan kemampuan berpikir kreatif yang menggunakan metode Inquiry pada pengkuran
akhir (posttest).