Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan pullover pass dan
medicine ball power drop terhadap peningkatan kekuatan otot perut pada atlet
bolavoli DVC Dewasari Kabupaten Ciamis. Metode yang digunakan adalah metode
eksperimen dengan desain pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 atlet usia
15–16 tahun yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 15 atlet kelompok latihan
pullover pass dan 15 atlet kelompok latihan medicine ball power drop. Instrumen
yang digunakan untuk mengukur kekuatan otot perut adalah sit-up test. Latihan
dilaksanakan selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali dalam satu minggu.
Analisis data dilakukan menggunakan SPSS dengan uji normalitas, uji homogenitas,
paired sample t-test, dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa rata-rata tes awal kelompok pullover pass sebesar 19,20 dan meningkat
menjadi 24,60 pada tes akhir, sedangkan kelompok medicine ball power drop
meningkat dari rata-rata 19,73 menjadi 22,86. Hasil paired sample t-test
menunjukkan nilai signifikansi 0,000 pada kedua kelompok, sehingga kedua bentuk
latihan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kekuatan otot
perut. Selanjutnya, hasil independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi
0,021 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok.
Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa latihan pullover pass dan
medicine ball power drop sama-sama memberikan pengaruh terhadap peningkatan
kekuatan otot perut, dengan peningkatan kelompok pullover pass lebih tinggi
dibandingkan kelompok medicine ball power drop.