Abstract:
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk internalisasi nilai religius dalam aktivitas
kerja pandai besi di Kampung Dokdak, Desa Baregbeg, Ciamis. Latar belakang penelitian ini
didasarkan pada pentingnya memahami bagaimana nilai keagamaan dapat membentuk etika
kerja pada profesi tradisional. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods)
dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh melalui penyebaran
angket kepada para pandai besi, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara
mendalam dan observasi langsung di tempat kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
religiusitas para pandai besi berada pada kategori sangat tinggi, ditunjukkan oleh 100%
responden yang membiasakan diri berdoa sebelum bekerja, menjaga sopan santun,
memegang prinsip kejujuran, dan menghindari tindakan curang yang bertentangan dengan
ajaran agama. Selain itu, 86% responden menyatakan sangat setuju dan 14% setuju bahwa
mereka tetap melaksanakan ibadah tepat waktu meskipun sedang bekerja. Temuan ini
menegaskan bahwa nilai religius berperan sebagai fondasi utama dalam etika dan budaya
kerja pandai besi, serta menjadi pedoman moral dalam menjaga kualitas kerja dan hubungan
sosial dengan pelanggan.