Unigal Repository

Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan MKJP IUD pada Seluruh Akseptor KB Aktif Di Desa Dewasari Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis

Show simple item record

dc.contributor.author Rosita, Atit
dc.date.accessioned 2026-09-11T07:55:00Z
dc.date.available 2026-09-11T07:55:00Z
dc.date.issued 2026-07-31
dc.identifier.other 1520125065
dc.identifier.uri http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9687
dc.description.abstract ABSTRAK Latar Belakang: Penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) Intra Uterine Device (IUD) masih relatif rendah. Kondisi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya pengetahuan, sikap, dukungan suami, dan peran tenaga kesehatan dalam memberikan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE). Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan MKJP IUD pada akseptor KB aktif di Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis Tahun 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 843 akseptor KB aktif, dengan sampel sebanyak 89 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan dipilih melalui teknik random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner mengenai pengetahuan, sikap, dukungan suami, peran tenaga kesehatan dalam KIE, dan pemilihan kontrasepsi IUD, kemudian dianalisis secara univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil: Mayoritas responden berusia 36–45 tahun (47,2%), merupakan ibu rumah tangga (95,5%), dan berpendidikan SLTA (62,9%). Sebagian besar memiliki pengetahuan kurang (49,4%), sikap negatif terhadap IUD (64,0%), tidak memperoleh dukungan suami (59,6%), menilai peran tenaga kesehatan dalam KIE kurang optimal (68,5%), serta masih memilih metode kontrasepsi non-IUD (70,8%). Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan positif, sangat kuat, dan signifikan antara pengetahuan (r=0,859; p=0,000), sikap (r=0,805; p=0,000), dukungan suami (r=0,895; p=0,000), serta peran tenaga kesehatan (r=0,890; p=0,000) dengan pemilihan MKJP IUD. Analisis multivariat menunjukkan bahwa dukungan suami merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan pemilihan MKJP IUD (OR=1,096; p=0,017). Kesimpulan: Pengetahuan, sikap, dukungan suami, dan peran tenaga kesehatan dalam KIE berhubungan secara signifikan dengan pemilihan MKJP IUD, dengan dukungan suami sebagai faktor yang paling dominan. Oleh karena itu, peningkatan edukasi kepada pasangan usia subur serta keterlibatan aktif suami dalam pengambilan keputusan keluarga berencana perlu terus ditingkatkan untuk mendorong penggunaan kontrasepsi IUD. en_US
dc.description.sponsorship 1. Bdn. Siti Rohmah., S.SiT., M.K.M, selaku Dosen Pembimbing I 2. Bdn. Yudita Ingga Hindiarti, SST., M.Kes, Dosen Pembimbing II en_US
dc.publisher Fakultas Ilmu Kesehatan / S1 Kebidananan en_US
dc.subject Dukungan Suami, Pengetahuan, Peran Petugas KIE, Pemilihan MKJP IUD, Sikap. en_US
dc.title Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan MKJP IUD pada Seluruh Akseptor KB Aktif Di Desa Dewasari Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis en_US
dc.type Other en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repository


Browse

My Account