Abstract:
Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi utama yang penting bagi
pertumbuhan dan perkembangan bayi. Kelancaran produksi ASI pada ibu
postpartum dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya status gizi ibu.
Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan status gizi dengan kelancaran
produksi ASI pada ibu postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Baregbeg Tahun
2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif observasional analitik dengan
pendekatan cross-sectional. Populasi dan sampel penelitian berjumlah 22 ibu
postpartum dengan teknik total sampling. Status gizi diukur berdasarkan Indeks
Massa Tubuh (IMT), sedangkan kelancaran produksi ASI diukur menggunakan
kuesioner. Analisis bivariat menggunakan Fisher-Freeman-Halton Exact Test.
Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki status gizi
normal, yaitu 16 responden (72,7%), sedangkan 3 responden (13,6%) kurus, 1
responden (4,5%) berat badan berlebih, dan 2 responden (9,1%) obesitas. Sebanyak
16 responden (72,7%) memiliki produksi ASI lancar dan 6 responden (27,3%) tidak
lancar. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,006 (p < 0,05), sehingga terdapat
hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kelancaran produksi ASI pada
ibu postpartum. Ibu dengan status gizi normal cenderung memiliki produksi ASI
yang lebih lancar. Disarankan bagi ibu postpartum untuk memperhatikan status gizi
melalui pola makan bergizi seimbang agar mendukung kelancaran produksi ASI.