Abstract:
Kegiatan pemeliharaan jalan di wilayah Cikajang, Kabupaten Garut, menghadapi kendala seperti kondisi geografis perbukitan dan curah hujan tinggi yang menyebabkan kerusakan jalan lebih cepat, sehingga memicu ketidakefisienan anggaran proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor risiko yang memengaruhi pemeliharaan jalan, menentukan faktor dominan, serta merumuskan strategi pengendalian yang tepat guna meminimalkan dampak risiko terhadap waktu, biaya, mutu, dan keselamatan kerja.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan manajemen risiko. Pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara dan penyebaran kuesioner kepada empat responden proyek, yaitu Site Engineer, Pelaksana Lapangan, Konsultan Pengawas, dan Quality Control. Data kemudian dianalisis menggunakan metode Probability Impact Matrix (PIM) berdasarkan skala probabilitas dan dampak untuk menentukan tingkat prioritas penanganan variabel risiko.
Hasil penelitian mengidentifikasi 22 faktor risiko yang terbagi dalam lima kategori: teknis, waktu, biaya, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta lingkungan. Risiko dominan pada kategori sangat tinggi yang menjadi prioritas utama adalah keterlambatan mobilisasi alat, kondisi cuaca (hujan) yang menghambat pekerjaan penghamparan, serta gangguan lalu lintas dan masyarakat sekitar lokasi proyek. Strategi pengendalian difokuskan pada tindakan preventif dan proaktif, seperti penyesuaian jadwal alternatif, pemastian kesiapan alat, serta pengaturan lalu lintas secara komprehensif guna menjaga mutu dan efisiensi anggaran.
Kata Kunci : Manajemen Risiko, Pemeliharaan Jalan, Strategi Pengendalian.