Unigal Repository

Kinerja Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian Dalam Penataan Pedagang Di Pasar Manis Ciamis Kabupaten Ciamis

Show simple item record

dc.contributor.author Yulita, Tri Rahma
dc.date.accessioned 2026-09-11T02:56:12Z
dc.date.available 2026-09-11T02:56:12Z
dc.date.issued 2026-07-11
dc.identifier.issn 3504220090
dc.identifier.uri http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9638
dc.description.abstract Kinerja Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUKMPP) Kabupaten Ciamis dalam penataan pedagang di Pasar Manis Ciamis belum berjalan secara optimal. Kondisi tersebut ditunjukkan oleh masih adanya pedagang yang berjualan di area terlarang, rendahnya respons terhadap keluhan pedagang, serta belum optimalnya pelaksanaan penataan pedagang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja DKUKMPP Kabupaten Ciamis dalam penataan pedagang di Pasar Manis Ciamis Kabupaten Ciamis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Analisis penelitian menggunakan teori pengukuran kinerja menurut Dwiyanto yang meliputi lima dimensi, yaitu produktivitas, kualitas layanan, responsivitas, responsibilitas, dan akuntabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja DKUKMPP Kabupaten Ciamis dalam penataan pedagang di Pasar Manis Ciamis secara umum cukup baik namun belum optimal. Dimensi produktivitas belum optimal karena masih terdapat pedagang yang berjualan di area terlarang dan relokasi belum terealisasi sepenuhnya. Dimensi kualitas layanan tergolong cukup baik melalui pelaksanaan sosialisasi, pembinaan, dan pelayanan yang persuasif kepada pedagang. Dimensi responsivitas juga belum optimal karena penyelesaian aspirasi dan konflik pedagang belum menghasilkan solusi yang dapat diterima seluruh pihak. Sementara itu, dimensi responsibilitas merupakan aspek yang paling baik karena pelaksanaan penataan telah mengacu pada peraturan dan mekanisme administrasi yang berlaku. Adapun dimensi akuntabilitas masih belum optimal akibat belum tersusunnya Standar Operasional Prosedur secara maksimal serta belum optimalnya penyampaian pertanggungjawaban program kepada pedagang. Oleh karena itu, diperlukan percepatan relokasi pedagang, penyusunan SOP penataan, penguatan koordinasi antarinstansi, peningkatan komunikasi dan sosialisasi, serta transparansi pelaksanaan program agar penataan pedagang dapat terlaksana secara lebih efektif, tertib, dan berkelanjutan. en_US
dc.description.sponsorship 1. Ari Kusumah wardani, S.S., M.PA. 2. Dr.H. Ahmad Juliarso, S.IP., M.Si en_US
dc.language.iso en en_US
dc.publisher fakultas ilmu sosial dan ilmu politik en_US
dc.subject kinerja, penataan pedagang, pasar tradisional, pelayanan publik. DKUKMPP Kabupaten Ciami en_US
dc.title Kinerja Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian Dalam Penataan Pedagang Di Pasar Manis Ciamis Kabupaten Ciamis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repository


Browse

My Account